Rabu, 08 Agustus 2012

derita mahasiswa rantau


Oke pukul 18.10 wita, sudah waktunya buka puasa, Alhamdulillah… seharian menahan dahaga akhirnya buka juga, ditemani dengan ta’jil sebatang sosis yang saya beli beberapa menit yang lalu sebelum buka untuk pengganjal perut (derita mahasiswa rantau) serta segelas teh dalam kemasan gelas yang saya sedot sampai kering hingga tetes terakhir, yah walaupun sebenarnya salah satu produk kapitalis ini rasanya sudah lepas dari hakekatnya dari teh sebagaimana teh, bagai air yang diberi gula dan dicampur sedikit pewarna yang mirip warna teh, yang dikemas dalam gelas berbahankan plastik, tapi tidak kalah nikmatlah.  Ditutup dengan sebatang rokok sisa rokok tadi waktu sahur terasa begitu nikmat, tidak ada lagi yang kalah nikmat selain sebatang rokok setelah harus ditahan satu harian. Mungkin bagi yang bukan penikmat rokok, akan bertanya “apa enakanya ?”.  Pergesekan antara asap rokok dan seluruh selaput yang dilewati, disitulah letak kenikmatan merokok.

Sebatang sosis, segelas teh dalam kemasan gelas (entahlah, masih layak di sebut teh atau tidak) dan sebatang rokok rasanya belum cukup mengganjal perut yang berteriak-teriak “OE LAPAR OEEE..LAPAAARR” sejak jam sebelas siang tadi. Yah wajar saja, tadi waktu sahur hanya makan “Sarimi dua”. Sambil seduh tu mie instan saya sempat gemetar, karena takutnya langsung muncul Ayu ting ting dari WC sambil nyanyi “duuuaaaa..”, #iklan.

Dan shalat magribpun harus saya tunda untuk menunggu sang idola, tukang bakso langganan yang lewat depan kontrakan. Menunda shalat bukan berarti saya penganut agama yang tidak taat, tapi takutnya saat shalat nanti tidak khusyuk. Coba bayangkan pas sementara shalat bunyi dentingan mangkuk dan sendok ting..ting..ting..ting.. lewat depan kontrakan semakin menjauh.. menjauh.. menjauh, dan pas habis shalat kamu keluar, si tukang bakso telah berada di ujung lorong nun jauh disana. apa gak nyesek tuh… sakit hati man… sakit banget.. sudah shalat tidak khusyuk, tidak dapat makan pula. So lebih baik isi perut dulu sebelum shalat. 

Selamat menunaikan ibadah puasa

0 komentar:

Posting Komentar